

Sebanyak 30 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) TP 814/JZA berhasil memadamkan kebakaran hutan di Distrik Yapsi
JAYAPURA – Sebanyak 30 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) TP 814/JZA berhasil memadamkan kebakaran hutan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Rabu (8/7) malam. Berkat respons cepat tersebut, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan hutan lainnya.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.53 WIT dan dilaporkan kepada Yonif TP 814/JZA pada pukul 18.17 WIT. Setelah menerima laporan, W.s Pasiops Letda Inf Hikmal Faisal segera melaporkan kejadian tersebut kepada Danyonif TP 814/JZA, yang kemudian memerintahkan pengerahan personel ke lokasi.
Sebanyak 30 prajurit diterjunkan untuk memadamkan api, didampingi W.s Pasipers Letda Inf Andi Muhammad Yusran dan Pajaga Lettu dr. Muhammad Daffa Alghifari Yulisphaputra.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. Medan yang berada di kawasan hutan serta minimnya penerangan menjadi tantangan tersendiri. Prajurit harus membuka jalur menggunakan parang agar dapat membawa air ke titik api, sementara penerangan hanya mengandalkan senter dan lampu telepon genggam.
Komandan Yonif TP 814/JZA, Letkol Inf Bayu Setya Yogasara, S.Hub.Int., M.Han., yang turut meninjau lokasi, mengatakan tindakan cepat dilakukan untuk mencegah api merambat lebih luas mengingat kondisi hutan yang dipenuhi pepohonan kering dan mudah terbakar.
“Jika tidak segera ditangani, api berpotensi meluas. Karena itu saya menginstruksikan prajurit bergerak cepat dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan,” ujarnya.
Meski menghadapi medan yang sulit dan adanya pohon tumbang di sekitar lokasi, proses pemadaman berjalan lancar berkat koordinasi yang baik di lapangan.
Salah seorang prajurit, Sersan Dua Deva, mengatakan seluruh personel tetap bersemangat menjalankan tugas meski harus bekerja pada malam hari.
“Semua prajurit bergerak cepat mengikuti instruksi untuk menghentikan penyebaran api agar tidak semakin meluas,” katanya.
Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa. Hingga kini, kondisi di sekitar lokasi dinyatakan aman, sementara personel masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke Marwiah Ali…
Marthen mengatakan, aset Penjara Boven Digoel telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya. Namun hingga…