

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meninjau pemukiman warga di Danau Sentani yang terdampak akibat luapan air danau, Kamis (9/4) (foto:Humas Pemprov)
JAYAPURA-Sekitar 200 kepala keluarga (KK) terdampak banjir akibat meluapnya Danau Sentani di Kabupaten Jayapura, Kamis (9/4). Luapan air dipicu perubahan cuaca ekstrem dan siklon yang menghambat aliran air keluar ke laut.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, saat meninjau lokasi di Kampung Yoboi menyebut debit air meningkat karena aliran keluar danau tidak berjalan optimal. “Air meluap karena dorongan ke laut tertahan. Angin barat membuat arus kembali ke danau,” ujarnya.
Sejumlah kampung di sekitar Danau Sentani terdampak, dengan kondisi terparah terjadi di Kampung Yoboi. Sebagian besar rumah warga di wilayah tersebut terendam air.
Pemerintah daerah mulai melakukan penanganan dengan membuka jalur aliran air yang tersumbat, terutama oleh material kayu. “Kami akan buka titik yang tersumbat agar aliran air lancar dan debit bisa turun,” kata Fakhiri.
Selain permukiman, banjir juga berdampak pada infrastruktur dan aktivitas masyarakat. Di Kampung Yobe, jembatan sempat rusak meski telah diperbaiki sementara oleh warga. Gangguan juga terjadi pada sektor pendidikan. Sejumlah sekolah terendam, sementara siswa tetap harus mengikuti kegiatan belajar, termasuk persiapan ujian.
Page: 1 2
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…