Pemerintah provinsi dan kabupaten saat ini melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan penanganan tepat sasaran. Jika kondisi memburuk, pemerintah menyiapkan langkah lanjutan termasuk kemungkinan pengungsian warga ke lokasi yang lebih aman.
“Yang parah di Yoboi, hampir semua rumah terendam. Kami akan kolaborasi untuk memperbaiki rumah-rumah masyarakat,” ujarnya.
Fakhiri juga menyoroti dampak banjir terhadap pendidikan. Sejumlah sekolah terendam, sementara siswa kelas akhir harus bersiap menghadapi ujian. “Kasihan anak-anak kelas 4, 5, 6. Kami akan cari solusi supaya mereka tetap bisa belajar dan tidak tertinggal,” katanya.
Terkait kemungkinan pengungsian, ia menyebut langkah tersebut masih menunggu perkembangan situasi. “Kalau meningkat, kami siapkan. Tapi untuk sementara, masyarakat diminta mencari tempat yang lebih aman,” pungkasnya. (fia/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…
Aset gedung yang dikembalikan tersebut berupa Gedung Negara yang digunakan sebagai Kantor Gubernur Papua Selatan…