Pemerintah provinsi dan kabupaten saat ini melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan penanganan tepat sasaran. Jika kondisi memburuk, pemerintah menyiapkan langkah lanjutan termasuk kemungkinan pengungsian warga ke lokasi yang lebih aman.
“Yang parah di Yoboi, hampir semua rumah terendam. Kami akan kolaborasi untuk memperbaiki rumah-rumah masyarakat,” ujarnya.
Fakhiri juga menyoroti dampak banjir terhadap pendidikan. Sejumlah sekolah terendam, sementara siswa kelas akhir harus bersiap menghadapi ujian. “Kasihan anak-anak kelas 4, 5, 6. Kami akan cari solusi supaya mereka tetap bisa belajar dan tidak tertinggal,” katanya.
Terkait kemungkinan pengungsian, ia menyebut langkah tersebut masih menunggu perkembangan situasi. “Kalau meningkat, kami siapkan. Tapi untuk sementara, masyarakat diminta mencari tempat yang lebih aman,” pungkasnya. (fia/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Rencana penataan dan peninggian jalan di Konya ini sebenarnya sempat disambut antusias oleh masyarakat Kampung…
Langkah terobosan ini ditujukan untuk memberikan kepastian kesejahteraan, menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bermutu, serta mendor
Aksi kejahatan tersebut terjadi ketika sejumlah guru dalam perjalanan kembali menuju pusat kota Wamena usai…
Berikut profil KH Abdul Hakim Mahfudz dirangkum dari berbagai sumber. Gus Kikin lahir pada 17…
Pengelola APMS Anwarudin dan Lasminingsih Wamena Suyono menyatakan untuk penyaluran BBM baik itu yang bersubsidi…
Sidang kode etik digelar menyusul putusan Pengadilan Negeri Merauke yang menyatakan Bripda FK terbukti secara…