Categories: SENTANI

Nimbokrang Butuh Sarana Air Bersih

SENTANI-Masyarakat Nimbokrang sampai saat ini masih membutuhkan sarana air bersih.  Hal ini diungkapkan oleh salah satu kepala suku di Nimbokrang, Demianus Demonggreng, Jumat (8/7).

Dia mengatakan, air bersih menjadi kerinduan masyarakat setempat, karena saat ini mereka hanya mengandalkan air sumur tanah dan itupun mengadung zat kapur cukup tinggi sehingga sangat tidak baik untuk kesehatan.

“Selama ini masih pakai air sumur saja, tapi zat kapurnya tinggi,” kata Demianus Demonggreng, Kamis (7/7).

Dikatakan, sejak masa pemerintahan  Orde Baru, kampung kampung transmigrasi itu dibangun, namun tidak dibarengi dengan pembangunan sarana infrastruktur, terutama sarana air bersih yang menjadi kebutuhan masyarakat setempat.

Saat ini masyarakat lokal asli Papua hidup berdampingan dengan warga Papua ekstransmigrasi. Namun pembangunan sarana air bersih menjadi kebutuhan yang sampai saat ini belum pernah terpenuhi. “Dulu zaman Orde Baru itu sempat ada pipa, tapi tidak jadi jadi sampai sekarang,”ujarnya.

Sejumlah persoalan sebenarnya selalu disampaikan kepada pemerintah apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui Musrenbang di tingkat kampung dan distrik. Kami harap sampai ke kabupaten. Namun belum terjawab,” imbuhnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,  khususnya untuk minum,  mereka menggunakan air galon yang dibeli dari para pengusaha air bersih.  Namun untuk masak tetap menggunakan air sumur.

Oleh karena itu pihaknya berharap kepada pemerintah melalui instansi teknis supaya memperhatikan persoalan ini. “Kami tetap berharap semoga kedepan ada perhatian dari pemerintah,” imbuhnya. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

12 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

13 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

13 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

14 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

14 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

15 hours ago