

Abdul Rahman Basri (FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri mengatakan bahwa pengangkutan sampah pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang kedua tahun ini tetap menjadi prioritas.
“Pengangkutan sampah selama penyelenggaraan porkab tetap menjadi prioritas kita,” kata Abdul Rahman Basri Jumat (8/7).
Prioritas pengangkutan sampah itu dilakukan untuk mewujudkan wajah Kota Kabupaten Jayapura menjadi kota yang ramah dan bersih. Terutama pada saat penyelenggaraan event-event yang ada di Kabupaten Jayapura. Karena pada saat penyelenggaraan kegiatan, dipastikan jumlah sampah akan meningkat tidak saja dari rumah tangga tetapi juga dari kegiatan tersebut.
Penanganan sampah ini seperti halnya pada saat pelaksanaan PON XX lalu, termasuk nanti dalam rangka menyambut pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke-VI yang juga akan berlangsung pada Oktober mendatang.
“Masalah kebersihan lingkungan atau penanganan sampah ini akan menjadi perhatian serius bagi kami, khususnya masalah penanganan sampah di wilayah Kota Sentani. Jadi kami sudah persiapkan penanganannya selama Porkab berlangsung. Hal ini sama yang kami lakukan saat pelaksanaan PON XX 2021 lalu. Termasuk Kongres Masyarakat Adat Nusantara yang ke-VI,”imbuhnya.
Mantan Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura ini juga menambahkan, pihaknya telah siap menjaga kebersihan di Kota Sentani dan sekitarnya, dengan memaksimalkan jumlah personel dan armada yang ada.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan masing-masing distrik dan kelurahan secara kontinyu, agar tugas menjaga kebersihan ini bisa dilaksanakan bersama-sama.
“Kami juga secara rutin memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama sadar kebersihan dan pentingnya mengelola sampah dengan baik, agar sampah tidak menimbulkan dampak buruk ,”tandasnya.(roy/ary)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…