Yunus Wonda (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Bupati Jayapura menghadiri perayaan Hut GPdI Jemaat Alfa Omega Doyo Baru ke- 13 tahun. Dalam perayaan Hut tersebut, disampaikan bahwa tanah gereja tersebut merupakan tanah bermasalah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jayapura Yunus Wonda mengungkapkan bahwa dengan pergumulan pihak gereja terkait tanah diharapkan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Saya rasa permasalahan tersebut tidak harus sampai menempuh jalur hukum, kami pemerintah siap membantu apa lagi gereja tersebut masih menjadi bangun diatas lokasi pemerintah,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (8/4) kemarin.
Untuk menyelesaikan persoalaen-persoalan tersebut, pihaknya akan memanggil pihak gereja dalam hal ini pendeta untuk membahas penyelesaian tanah gereja tersebut.
“Hal ini kami lakukan agar kedepannya pembangunan gereja tetap berjalan, dan penyelamatan untuk manusia bisa berlanjut,” jelasnya.
Diakui Yunus, aksi palang memalang, untuk menghalangi pembagunan tidak harus dilakukan. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…