

Proses mediasi antara masyarakat Kampung Harapan dan masyarakat Yahukimo serta mahasiswa Kabupaten Intan Jaya bersama Pemerintah, Dewan Adat, Majelis dan Pihak Kepolisian, di Polres Jayapura, Selasa (8/4) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Terkait dengan permasalahan yang terjadi di Kampung Harapan belum lama ini, Pemerintah, serta kedua belah pihak, didampingi aparat kepolisian Melaku proses mediasi.
Proses Mediasi dilakukan di Polres Jayapura, dihadiri oleh Wakil Bupati Jayapura, Kapolsek Sentani Timur, Tokoh Adat Kampung Harapan, Mejelis Gereja, keluarga korban masyarakat Yahukimo, keluarga dan korban masyarakat Kampung Harapan dan perhimpunan mahasiswa Intan Jaya.
Dalam pembahasan mediasi, kedua belah pihak saling menceritakan kronologis kejadian, yang mengakibatkan kedua belah pihak saling menyerang.
Dari pembahasan yang berlangsung cukup panjang, hingga berujung pada kesepakatan pembayaran biaya pengobatan yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Dana yang dibayarkan Pemerintah Kabupaten Jayapura sekitar Rp 60 juta, yang mana pembagian tersebut diperuntukkan kepada para korban.
Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku menjelaskan, menindaklanjuti peristiwa yang terjadi di Kampung Harapan, memang pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Jayapura bergerak cepat untuk menyelesaikan pertikaian tersebut.
“Pada saat kejadian, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres agar lakukan mediasi antara kedua belah pihak, namun dikarenakan satu dan lain hal, tidak bisa dilakukan,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (8/4) kemarin.
Lanjutnya, hari ini (8/4) baru dilaksanakan mediasi, pihaknya juga berterima kasih kepada Kapolres, karena hari ini mewakili Kapolsek Sentani Timur sudah melaksanakan mediasi.
“Saya hadir ditempat ini sebagai pimpinan daerah, tetapi juga saya bagian dari masyarakat, oleh karena itu, saya mencoba untuk melerai pertikaian yang terjadi oleh masyarakat Yahukimo dan masyarakat Sentani khususnya Kampung Harapan,” terangnya.
“Hari ini puji Tuhan mereka semua boleh menerima dengan baik konsekuensinya dari masalah tersebut, pihak kepolisian juga telah membuat surat pernyataan bagi kedua belah pihak, kami dari pemerintah sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu kami untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini,” jelasnya.
Page: 1 2
Kedua tersangka sebelumnya diamankan pada 2 Januari 2026, setelah diduga terlibat dalam kasus pembunuhan dan…
Meski begitu aparat keamanan terlihat masih berjaga-jaga di lokasi guna memastikan situasi benar-benar kondusif. Ketua…
Menurut saksi, AA alias saat kejadian ia bersama sekitar enam orang rekannya sedang bersantai di…
Ketika jumlahnya menurun, para ahli menilai hal itu sebagai sinyal bahwa lingkungan sedang mengalami tekanan…
Namun demikian, Purbaya menekankan bahwa sumber pendanaan akan menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.…
Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat itu menjelaskan, Board of Peace digagas oleh…