

Korban yang dirawat di RSUD Mimika, Rabu malam, 28 Januari 2026. (Foto: Istimewa).
MIMIKA – Sekelompok pemuda menjadi korban penyerangan brutal di Jalan Bougenville Timika, Rabu (28/1) malam. Menurut Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.25 WIT. Saat itu ada kelompok pemuda sedang nongkrong disalahsatu tempat penjualan es teh kantong di sekitaran Jalan Bougenville.
Menurut saksi, AA alias saat kejadian ia bersama sekitar enam orang rekannya sedang bersantai di depan Ruko Tiga Putra sambil minum es teh. Suasana berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri mereka. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang.
Pelaku tersebut langsung mengancam korban inisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab korban, “Sa kenapa kaks?” Tak berselang lama, pelaku lain ikut turun dan menghampiri korban Ujang sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman. Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu.
Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Namun di tengah ketakutan itu, korban FM tiba-tiba berteriak histeris sambil meminta pertolongan karena tangannya putus setelah ditebas salah satu pelaku. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…