Categories: SENTANI

Pemkab Jayapura Diminta Segera Benahi Area Festival Danau Sentani

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura diminta untuk segera melakukan pembenahan di area pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) agar pelaksanaannya berjalan maksimal dan terencana dengan baik.

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan pentingnya kolaborasi sejak dini antara panitia pelaksana dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan sektor pariwisata.

“Panitia sudah terbentuk, sekarang saatnya bekerja. Semua dinas yang terkait dengan Festival Danau Sentani harus mulai bergerak dari sekarang. Jangan sampai sudah mendekati hari pelaksanaan baru sibuk. Tidak boleh ada istilah tiba musim tiba akal,” tegas Yunus Wonda, Senin (9/2).

Ia meminta seluruh kepala dinas untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi agar seluruh persiapan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Menurutnya, Festival Danau Sentani harus dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.

Bupati menjelaskan, rangkaian kegiatan Festival Danau Sentani direncanakan mulai berjalan pada minggu pertama bulan Juli, dengan melibatkan pelaku UMKM dari seluruh distrik. Setiap distrik akan diberi ruang untuk menampilkan potensi kampung masing-masing secara bergiliran.

“Saya ingin semua kampung terlibat. Kita atur per distrik, bukan hanya satu dua kampung yang tampil. Kalau kita buat selama satu bulan, maka semua kampung pasti mendapat kesempatan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana inovasi pada hari pembukaan festival, di mana seluruh makanan khas Papua, seperti papeda dan kuliner tradisional lainnya, akan disajikan secara gratis kepada pengunjung. Pada hari berikutnya, konsep serupa juga akan diterapkan untuk produk kopi lokal.

“Ini harus dipersiapkan dengan baik, terutama makanan khas Papua. Hari pembukaan kita gratiskan, supaya orang benar-benar merasakan kekayaan kuliner kita,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

DPRK Soroti Program MBG yang Belum Merata

Khoiri mengatakan, ketidakmerataan ini menjadi catatan penting bagi pemerintah terutama Badan Gizi Nasional (BGN) Papua…

8 hours ago

RSUD Jayapura Khawatir Dampak Penonaktifan PBI

Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menyampaikan, selama ini mayoritas pasien yang berobat di RSUD…

9 hours ago

Dinsos Buka Layanan Verifikasi Ulang Peserta PBI JK yang Dinonaktifkan

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, menjelaskan bahwa pihaknya telah membuka layanan khusus untuk…

10 hours ago

Risiko Kerja Kian Kompleks, Pengelolaan K3 Harus Diperkuat

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen menyampaikan Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menjadikan K3 sebaga bagian integral…

11 hours ago

Tiga PJU Polresta Jayapura Kota Diganti

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab)…

12 hours ago

BMKG Prediksi Salju Abadi Puncak Jayawijaya Hilang 2027–2028

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pengamatan satelit menunjukkan penurunan luas dan ketebalan tutupan…

13 hours ago