

SENTANI-Razia yang dilakukan Tim Elang I yang dibackup Dalmas Satuan Samapta Polres Jayapura di depan Ruko Hawai Sentani, Kamis,(9/1), berhasil menyita 5 bungkus plastik ganja ukuran sedang dalam mobil Ford Ranger DS 8019 BA. Selain itu, Tim Elang1 juga meringkus 4 orang masing-masing berinisial AS (28), VS (23), RS (24) dan FJ (28) yang diduga pemilik 5 bungkus plastik ganja ukuran sedang tersebut.
Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, SIK, MH, M.Si melalui Kasat Samapta AKP Imanuel Pamean membenarkan hal tersebut saat penyerahan 4 terduga pelaku ke Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura untuk ditindaklanjuti.
“Tim kami menghentikan 4 orang tersebut saat melaksanakan razia di Hawai Sentani, menggunakan mobil ford ranger DS 8019 BA dari Abepura tujuan Sentani, tim memberhentikan mobil tersebut dan memeriksanya dan didapati 5 bungkus plastik ganja berukuran sedang,”kata Imanuel saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/1). Ganja itu diketahui, milik AS (28) yang ikut diamankan pihak kepolisian saat razia itu.
“Kami menyerahkan langsung ke Satuan Narkoba Polres Jayapura berikut barang buktinya untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara Kasat Narkoba Polres Jayapura Ipda Hotma P. A Manurung, S.Tr.K mengatakan, dari hasil interogasi awal, ganja tersebut merupakan milik AS (28). Pihaknya masih mendalami terkait cara pelaku mendapatkan barang haram itu.
“Setelah 4 orang tersebut kami terima dan dari hasil penyelidikan awal kami, bahwa ganja tersebut merupakan milik pelaku berinisial AS (28),” jelasnya.
Sedangkan untuk ke 3 orang lainnya masih dalam pemeriksaan pihaknya. Saat ini keempat orang tersebut sudah diamankan di Mapolres Jayapura, berikut barang bukti 5 bungkus ganja, 3 unit handphone dan mobil ford ranger DS 8019 BA.
“Pelaku AS (28) kami jerat pasal 11 ayat 1 sub 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” katanya. (roy/tho)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…