Categories: PEGUNUNGAN

13 Tahun Tidak Ada Perubahan, Masyarakat Palang Kantor Distrik Abun

PALANG- Beberapa masyarakat, terlihat saat melakukan pemalangan di Kantor Distrik Abun Kabupaten Tambrauw, Selasa (7/2).( FOTO: Thomas For Cepos)

Wabup: Pemda Akan Melihat Aspirasi Dari Masyarakat

  JAYAPURA- Masyarakat adat setempat melakukan pemalangan terhadap Kantor Distrik Abun Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat, Selasa (7/1) keamarin, lantaran dianggap tidak ada perubahan selama 13 tahun kepemimpinan Kepala Distrik Abun selama ini.

“13 tahun kepemimpinan Kepala Distrik Abun, tetapi tidak ada perubahan secara fisik maupun non fisik,” ungkap salah satu intelektual mahasiswa Distrik Abun, Thomas Esyah, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (8/1).

  Thomas, mengatakan agar pergantian kepala Distrik Abun Kabupaten Tambrauw, agar dapat dipercepat. Selain itu, dirinya meminta agar pemerintah daerah segera melantik Yustus Bame dan Sekretaris Distrik Dotheus Esyah secepatnya.“Kami minta, agar kembali fasilitas yang ada di Distrik Abun,”ucapnya.

  Tidak hanya itu, Thomas menyatakan selama ini pelayanan kesehatan tidak berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, pihaknya memintar agar dilakukan pergantian juga terhadap Kepala Puskesmas Abun.“Kantor Distrik sementara kami palang, maka kami minta Bupati atau Wakil Bupati atau Sekda datang untuk buka palang,” tegasnya. 

  Sementara itu, Wakil Bupati Tambrauw, belum mendapatkan informasi mengenai palang terhadap Kantor Distrik Abun secara resmi, tetapi pada prinsipnya apapun aspirasi dari masyarakat pihaknya dari pemerintah daerah (pemda).

“Untuk sementara, saya sendiri belum ambil keputusan, karena belum tahu tentang kronologisnya seperti apa, tetapi nanti kami akan dapat informasi dari masyarakat dan tokoh-tokoh untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut,” ucapnya.

  Mesak, mengatakan pihaknya dari pemda akan melihat apa saja aspirasi masyarakat di Distrik Abun, barulah akan ditindaklanjuti. Tapi yang terpenting adalah  bagaimana masyarakat melepaskan palang, sehingga pemerintahan bisa berjalan, sambil menyampaikan aspirasi secara langsung ke Pemda Tambrauw.

  “Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat membuka palang, sehingga pemerintahan distrik bisa berjalan, sambil mereka menyampaikan kepada kami pemerintah daerah (pemda),” ujarnya. (bet).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago