Categories: SENTANI

Dorong Ekowisata,  Dishut LH Bangun Homestay di Kampung

JAYAPURA– Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup terus berupaya mengajak masyarakat di Papua untuk tidak merusak dan merambah hutan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Tetapi bisa  memaksimalkan potensi lainnya dari hutan dengan pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua,  Jan Jap Ormuseray (JJO) mengatakan, pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu ini salah satunya dengan  mendorong masyarakat di kampung-kampung dengan memaksimalkan potensi ekowisata yang ada di setiap kampung.

Karena itu kata dia, pemerintah tidak saja membuat aturan tetapi juga memberikan solusi.”Tahun 2023 di APBD perubahan, kami mendapatkan alokasi anggaran untuk membangun homestay,  untuk mendorong ekowisata di kampung dan itu dimulai dari kampung saya dan ada beberapa daerah lain yang kita bangun.

Saya melihat, banyak potensi ekowisata yang perlu digarap sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya secara ekonomi.  Tentu kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Penjabat Gubernur Papua yang telah mendukung kami dalam menyiapkan anggaran untuk program pemberdayaan ekonomi  masyarakat” kata Jan Jap Ormuseray, Minggu (7/1).

Dia mengatakan, di Kampungnya Yongsu Desoyo,  Distrik Ravenirara, ada potensi wisata alam, air terjun, potensi perikanan, potensi agrowisata terurama buah- buahan seperti Mangga, Durian, Rambutan dan lain sebagainya.

Meski demikian, memang masih dibutuhkan dukungan dari sektor lainya, terutama infrastruktur jalan, jembatan, jaringan telepon dan internet serta pelabuhan rakyat. Semua ini tidak bisa dikerjakan oleh satu bidang dan harus ada kolaborasi dari sektor lain.

“Jadi intinya, ketika kami sudah bangun homestay di kampung yang punya potensi seperti ini, selanjutnya kita serahkan ke masyarakat. Mungkin dari kota ada yang mau mancing ikan di kampung, atau mau main ke air terjun, atau kalau musim buah  datang langsung ke kampung. Disini kita sudah siapkan penginapannya. Masyarakat yang kelola, dari situ, masyarakat tidak lagi berpikir untuk merusak hutan. Mereka akan berpikir untuk menjaga hutan dan tentunya pendampingan mesti harus kita lakukan terus,” jelasnya. (roy/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

6 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

12 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

17 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

18 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

21 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

23 hours ago