Disaat yang sama, hukum adat tidak cepat memecahkan masalah-masalah sosial yang terjadi seperti batas-batas tanah, ada orang tertentu dengan modal yang besar dapat menggeser batas-batas tanah adat, sehingga pemilik tanah tidak lagi memiliki tanah yang luas.
” Yang juga menjadi perhatian adalah masalah etika dan moral, di Papua kasus HIV/AIDS sangat tinggi karena orang Papua sekarang merasa diri mereka bukanlah orang yang berbudaya,” Kata Freddy Sokoy.
Sehingga banyak orang yang tidak merasa bahwa HIV/AIDS adalah masalah, ketika mereka terinfeksi virus tersebut hingga mengakibatkan kematian dalam jumlah besar, nampak tidak lagi menjadi masalah bagi orang asli Papua.
“Melihat kondisi seperti ini, justru MRP harus berpikir lebih intens lagi untuk menyelamatkan kondisi orang asli Papua saat ini dari bahaya HIV/AID, Miras, narkoba dan sebagainya, yang dapat membuat orang asli Papua puna,” tambahnya.
Diakuinya, banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dipikirkan oleh MRP, khususnya dalam membantu orang asli Papua. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…