Categories: SENTANI

Pemerintah Pastikan Harga Beras dan Bapok Stabil Jelang Natal

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura melaksanakan sidak di Pasar Pharaa Sentani untuk memastikan stabilitas harga, khususnya beras, minyak goreng, dan kebutuhan bahan pokok lainnya menjelang perayaan Natal.

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok masih berada dalam kondisi normal. Ketersediaan barang juga dinilai aman serta belum ada tanda-tanda kenaikan harga.

“Menjelang persiapan Natal, situasi harga masih aman. Kami harap kondisi ini tetap stabil hingga perayaan Natal selesai. Kami juga menerima beberapa keluhan dari pedagang dan akan menindaklanjutinya,” ungkap Bupati, Rabu (3/12).

Diantaranya, pedagang mengeluhkan terkait minimnya pengunjung maupun konsumen yang belanja langsung di pasar. “Hal ini tentu mempengaruhi daya beli di Pasar Pharaa Sentani, kedepannya kami Pemerintah akan tertibkan pasar,”tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi III DPRP Audiens dengan Manajemen RSUD Merauke

Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…

50 minutes ago

Kapolda Papua Tengah Dorong Pemkab Intan Jaya Bangun Mapolres

Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…

2 hours ago

Kepiting Bakau Timika Ekspor Perdana ke Malaysia

Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…

3 hours ago

Stama Ops Polri Soroti CCTV dan Minimnya Steward

Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…

4 hours ago

Tindak Tegas Anggota yang Langgar Prosedur

Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…

5 hours ago

Cek Stadion LE, DPRP Siap Dukung Pemulihan

Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…

6 hours ago