

Kondisi lapak pedagang yang berjualan di jalan masuk Pasar Lama Sentani, terlihat semakin semrawut dan sering terjadi kemacetan, Senin (5/8) lalu. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI– Bupati Jayapura Yunus Wonda, berkomitmen menata ulang Pasar Lama Sentani agar menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih layak dan tertata. Selama ini, banyak pedagang khususnya mama-mama Papua harus berjualan ikan danau, hasil pertanian, serta buah-buahan di atas drainase dengan fasilitas seadanya. Kondisi tersebut membuat mereka rentan terkena debu, polusi udara, panas, hingga hujan.
“Saya akan atur kembali Pasar Lama Sentani. Kasihan mama-mama Papua berjualan di atas drainase. Kita harus siapkan tempat yang nyaman, aman, dan tertata rapi untuk semua pedagang,” ujar Yunus Wonda dalam Rakor Stakeholder Kabupaten Jayapura membahas Kamtibmas di Hotel Suni Sentani, Selasa (2/9)
Menurutnya, penataan pasar juga penting untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar area pasar. Dengan lokasi berjualan yang lebih tertib, masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman tanpa terganggu parkir sembarangan maupun pedagang di badan jalan.
Langkah ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap pedagang kecil yang selama ini berjuang dalam kondisi serba terbatas. Dengan pasar yang lebih layak, diharapkan aktivitas ekonomi rakyat dapat berkembang lebih sehat, pedagang lebih sejahtera, dan pembeli lebih nyaman.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…