

Satlantas Polres Jayapura saat memberikan arahan kepada pengendara sepeda roda dua dalam Operasi Zebra Cartenz saat digelar di depan Masjid Al Aqsa Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (05/09). (FOTO: Priyadi/Cepos) SENTANI- Operasi Zebra Cartenz telah memasuki hari kedua, dengan tindakan yang lebih intensif terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilaksanakan di depan Masjid Al-Aqsa Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (05/09) pagi. Kapolres Jayapura AKBP Frederickus W.A Maclarimboen, S.IK., M.H melalui Kaur Bin Ops (KBO) Sat Lantas Iptu Yohan Yawan menjelaskan, pada hari kedua operasi ini, personel Satuan Lantas telah fokus pada pelanggaran penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi yang tidak menggunakan helm, pengemudi mabuk dan penggunaan kenalpot racing. "Operasi Zebra Cartenz 2023 ini adalah upaya kepolisian menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat,"ujarnya. Iptu Yohan Yawan membeberkan, selama operasi sebanyak 61 pelanggar lalu lintas telah ditilang dan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku serta menyita 2 kenalpot bising yang digunakkan. Selain itu, polisi juga memberikan pemahaman kepada pengemudi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. "Kami berharap dengan tindakan tegas ini, dapat mengurangi insiden kecelakaan dan melindungi nyawa pengguna jalan." Bebernya.(dil)
SENTANI– Operasi Zebra Cartenz telah memasuki hari kedua, dengan tindakan yang lebih intensif terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilaksanakan di depan Masjid Al-Aqsa Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (05/09) pagi.
Kapolres Jayapura AKBP Frederickus W.A Maclarimboen, S.IK., M.H melalui Kaur Bin Ops (KBO) Sat Lantas Iptu Yohan Yawan menjelaskan, pada hari kedua operasi ini, personel Satuan Lantas telah fokus pada pelanggaran penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi yang tidak menggunakan helm, pengemudi mabuk dan penggunaan kenalpot racing.
“Operasi Zebra Cartenz 2023 ini adalah upaya kepolisian menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat,”ujarnya.
Iptu Yohan Yawan membeberkan, selama operasi sebanyak 61 pelanggar lalu lintas telah ditilang dan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku serta menyita 2 kenalpot bising yang digunakkan. Selain itu, polisi juga memberikan pemahaman kepada pengemudi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kami berharap dengan tindakan tegas ini, dapat mengurangi insiden kecelakaan dan melindungi nyawa pengguna jalan.” Bebernya.(dil)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…