

Terlihat suasana perumahan banjir yang dibangun oleh pemerintah pusat, Kamis (11/12). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Lenny Pasulu, mengingatkan bahwa seluruh wilayah Kabupaten Jayapura masuk dalam kategori rawan bencana berdasarkan kajian risiko bencana (KRB). Kondisi topografi yang berbukit-bukit serta minimnya daerah resapan air menjadi faktor utama yang perlu mendapat perhatian serius.
Lenny menjelaskan, berbagai kejadian bencana dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa wilayah dengan resapan air yang tidak terjaga justru berpotensi menimbulkan ancaman yang lebih besar.
Ia menegaskan bahwa menjaga alam tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
“Sering ada yang bilang kalau kita menjaga alam, alam menjaga kita. Tapi faktanya, kalau kita gunakan alam sesuka hati, alam bisa jadi bumerang. Gunung Siklop memang indah, tetapi kita harus belajar dari banjir bandang 2019 ketika kayu-kayu turun bersama arus,” ujar Lenny, belum lama ini
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…