Dia menjelaskan upaya perlindungan bahasa daerah harus dilakukan secara kolaboratif. Pihaknya mendorong pemerintah daerah khusus pelestarian bahasa ibu, seperti yang sudah dilakukan Kabupaten Jayapura juga Kabupaten Merauke.
“Kabupaten Merauke menjadi contoh baik, karena telah memiliki perda perlindungan bahasa daerah dan siap menerapkan muatan lokal bahasa ibu di satuan pendidikan dasar mulai tahun depan,” katanya.
Dia menambahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke telah dilatih melalui bimbingan teknis tiga hari dan bersiap untuk mengimplementasikan pembelajaran muatan lokal di daerahnya.
“Kami berharap kabupaten/kota di Tanah Papua mencontoh langkah tersebut agar pembelajaran bahasa daerah dapat berjalan sistematis dan menjadi bagian dari kurikulum pendidikan yang melestarikan identitas lokal,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…