

SENTANI- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jayapura akan menindak tegas pelaku pengerusakan Alat Peraga Kampanye (APK) di Kabupaten Jayapura.
“Untuk APK ini dalam pengawasan kami Bawaslu,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Jayapura, Zakarias Rumbewas kepada koran ini, Sabtu (2/3).
Dia mengatakan, memang banyak laporan yang diterima pihaknya dengan adanya pengrusakan terhadap KPK di beberapa wilayah. Namun pihaknya mengaku masih kesulitan untuk mendapatkan pelaku pengrusakan tersebut. Karena menurut dia, untuk menindak hal tersebut harus ada saksi yang bisa memberi keterangan terkait peristiwa pengrusakan APK itu.
“kendala kami selama ini minimnya saksi yang melihat langsung pelaku pengrusakan,” paparnya.
Terkait hal itu, dia menjelaskan yang terjadi di beberapa APK milik Caleg itu tidak serta merta ataupun disengaja dilakukan oleh masyarakat. namun penyebab lain kerusakan APK ini karena faktor alam.
“Misalnya karena tiupan angin kencang sehingga menyebabkan APK robek bahkan roboh,” jelasnya.
Oleh karena itu, dia mengimbau kepada seluruh warga di Kabupaten Jayapura agar tidak merusak APK milik Caleg ataupun partai. Sebab apabila kedapatan atau melakukan pengrusakan terhadap APK milik Caleg atau partai akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Aturan pasti ada. Yang pasti siapapun yang melakukan pelanggaran atau melakukan pengrusakan terhadap APK pasti diproses secara hukum,”pungkasnya.(roy/tho)
Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya…
Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…
Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…
Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan…