Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam merespons perkembangan kasus HIV/AIDS di daerah Kabupaten Jayapura.
“Sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi HIV/AIDS di Kabupaten Jayapura, kami ingin melakukan sesuatu yang bermakna untuk edukasi dan promosi kesehatan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi semua pihak,” ujar Lilian.
Lilian menjelaskan, hingga 3 September 2025, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jayapura tercatat 5.985 kasus, dengan wilayah Sentani menjadi penyumbang kasus tertinggi.
Jumlah kasus baru juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024 ditemukan 632 kasus baru, sementara hingga triwulan III tahun 2025 tercatat 470 kasus baru. “Penurunan ini menunjukkan ada hasil dari upaya edukasi, tetapi pekerjaan kita belum selesai,” tegasnya.
Untuk diketahui, peringatan hari AIDS. Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura menggencarkan kampanye edukasi dan promosi kesehatan terkait HIV/AIDS melalui kegiatan berbagi bunga dan pita merah yang digelar dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Senin (1/12). (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…
Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…