Namun, menurutnya, potensi besar tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar, antara lain keterbatasan infrastruktur pertanian, akses terhadap sarana produksi, kapasitas SDM pertanian lokal yang masih terbatas, serta belum optimalnya sistem hilirisasi dan rantai pasok pangan.
“Karena itu, kami di Komisi IV DPR RI mendorong adanya sinergi lintas lembaga, baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pangan, maupun masyarakat pertanian, agar dapat membangun ekosistem pertanian Papua yang kuat dari hulu hingga hilir,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yohan juga menyampaikan beberapa catatan dan rekomendasi, antara lain: Kepada Kementerian Pertanian melalui BRIN dan lembaga teknis terkait, diharapkan mempercepat implementasi modernisasi pertanian berbasis kawasan, termasuk pelatihan petani, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan kelembagaan petani.
Kepada pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, agar memperkuat kebijakan daerah, penyediaan lahan, dan dukungan pembiayaan bagi pelaku pertanian lokal. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi…
Ribuan umat Katolik, biarawan, dan biarawati dari empat dekanat di dua provinsi Papua dan Papua…
Primus pun meminta aparat keamanan selaku penegak hukum agar bertindak cepat mengungkap motif di balik…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura, Asep Khaled, menjelaskan bahwa perencanaan…
Kata Slamet, yang menarik adalah Distrik Mimika Baru sebagai salah satu distrik yang terletak di…
Mengetahui cara menghilangkan cegukan dengan cepat adalah hal yang penting, terutama jika cegukan terus muncul…