

SENTANI-Sejumlah pedagang ikan di Pasar Baru Sentani mengeluhkan kondisi tempat jualan ikan yang sangat memperihatinkan.
“Pasar ini semakin carut-marut, tidak terurus. Apalagi kami yang ada di pasar ikan, sama sekali tidak diperhatikan dinas terkait,” kata Gustav, salah satu penjual ikan di Pasar Baru Sentani saat diwawancarai Cenderawasih Pos di Pasar Baru Sentani, Jumat (1/11).
Gustav menjelaskan, beberapa bulan lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura berjanji akan membenahi bangunan tempat jual ikan yang letaknya di belakang bangunan Pasar Baru Sentani itu. Disperindag meminta semua penjual ikan berpindah ke tempat baru, di sebelah bangunan pasar ikan yang lama.
“Tapi sampai sekarang ini, kita bisa lihat sendiri. Kami sudah berulang kali sampaikan tapi mereka tidak ada respon,”keluhnya.
Padahal, sama dengan pedagang lainnya, para penjual ikan juga setiap hari membayar retribusi. Dari pantauan Cenderawasih Pos, jalanan utama di pasar ikan itu becek dan berlumpur. Pengecoran jalan belum sampai di tempat jualan ikan.”Inikan tidak ada saluran air untuk membuang air kotor, sehingga jalanan tetap seperti ini, bau karena tercampur dengan sampah ikan,” tambahnya.(roy/tho)
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…