WAMENA-Kepala SMA Negeri 1 Wamena Yosep Wibisono mengungkapkan bahwa 44 siswanya telah meminta untuk pindah sekolah, serta 3 orang guru kontrak yang selama ini mengajar di sekolah tersebut pun kini telah resign atau mengundurkan diri dari SMA Negeri 1.
Menurutnya, hingga saat ini baru 65 persen jumlah siswa yang masuk sekolah atau 544 siswa dari jumlah total 900 siswa. Untuk 44 siswa yang minta pindah ini sudah ditandatangani suratnya.
“Alasan lain mereka pindah sekolah adalah memiliki kekhawatiran bahwa peristiwa ini akan terulang lagi. dan alasan ketiga adalah mereka mencari tempat yang dianggap mungkin memberikan kenyamanan bagi mereka.”ungkapnya jumat (1/11) kemarin
Untuk tenaga guru, kata Yosep, sampai saat ini sudah 48 guru dari 52 orang, dimana yang belum termasuk tiga guru kontrak yang mengundurkan diri karena alasan trauma. “Saya tak bisa menahan guru tersebut karena mereka tak memiliki ikatan, kalau mereka ini guru yang dari ASN bisa ditahan karena memiliki ikatan,”katanya
Menurut Yosef, sebagian dari siswanya ada juga yang sekolah titipan, namun ada yang belum jelas statusnya sehingga pada kesempatan ini ia sampaikan agar orang tua pro aktif melapor ke sekolah mengenai anak-anak mereka karena tidak lama lagi akan melaksanakan ulangan semester. (jo/tri)
Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…
Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…
Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…
Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…