

Pegawai Dishub Sarmi saat menagih retribusi di pasar Mararena, Sarmi, Jumat, (12/12). (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi terus melakukan pemungutan retribusi karcis di Pasar Mararena sebagai bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor perhubungan untuk tahun anggaran 2025.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi, Anton Siga, memastikan bahwa kegiatan pemungutan retribusi tersebut masih berjalan dan menunjukkan hasil yang positif. Menurutnya, realisasi pendapatan dari retribusi karcis di Pasar Mararena telah melampaui target awal.
“Masih berjalan. Sudah melewati target Rp10 juta. Sekarang sudah Rp28 juta,” ujar Kadishub Anton Siga, Jumat (12/12).
Ia menjelaskan bahwa pemungutan retribusi dilakukan oleh petugas Dishub yang ditempatkan di area pasar setiap hari. Retribusi tersebut menjadi salah satu sumber PAD yang penting bagi Kabupaten Sarmi, khususnya untuk mendukung pengelolaan lalu lintas, fasilitas publik, serta pelayanan transportasi di kawasan pasar.
Page: 1 2
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…