

Kepala BPBD Waropen, Demarce Maniburi, bersama Bupati Waropen Drs. FX Mote, M,Si dan Kapolres Waropen AKBP IIP Syarif Hidayat, Pabung Kodim, memantau situasi pada Dermaga Rakyat Kali Sanggei, lokasi pelaksanaan Apel Siaga Bencana, Jumat (12/12). (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
Setiap Orang yang Melakukan Perjalanan Laut Wajib Lapor ke Pos Polair dan Pos Siaga Bencana
WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen bergerak cepat menyikapi potensi cuaca ekstrem. Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si., memimpin langsung Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi di Pelabuhan Sanggei, Distrik Urfas, Waropen, pada hari Jumat (12/12).
Apel ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi risiko bencana yang kerap meningkat signifikan di musim hujan, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga gelombang tinggi.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa FX Mote ini menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan kolektif. “Kondisi ini menuntut kita semua untuk lebih waspada, sigap, dan terkoordinasi dalam melakukan langkah mitigasi maupun kesiapsiagaan,” tegas Bupati FX Mote. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.”
Apel ini sekaligus menjadi penegasan agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri, hingga relawan, memperkuat sinergi dan kapasitas. Bupati memastikan semua peralatan dan sistem peringatan dini harus siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
Untuk memastikan keselamatan di perairan, Bupati FX Mote mengeluarkan imbauan khusus yakni setiap orang yang melakukan perjalanan transportasi laut wajib melapor ke pos pol air dan pos siaga bencana guna memastikan keselamatan dan pencatatan pergerakan baik yang keluar dan masuknya.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…