

Para pekerja saat mengerjakan cat Mark salah satu program Dishub Sarmi. (FOTO:Mboik Cepos)
SARMI-Untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan mendukung program pembangunan daerah, Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi menghadirkan inovasi bertajuk CATMARK atau Pengecatan Marka Jalan. Inovasi ini sudah mulai diterapkan di ruas Jalan Kotis Sarmi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi, Anton Siga, mengatakan, CATMARK merupakan bagian dari upaya strategis Dishub untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengendara. Inovasi ini didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2024.
“Dengan adanya marka jalan yang jelas, pengendara akan lebih mudah mengatur laju kendaraan, terutama di malam hari atau saat cuaca buruk. Ini penting untuk keselamatan pengguna jalan,” ujar Anton Siga saat ditemui Jumat (8/8).
Ia menjelaskan, selama ini banyak ruas jalan di wilayah perkotaan Sarmi belum memiliki marka jalan yang memadai. Kehadiran CATMARK menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut, sekaligus bentuk inovasi nyata dari OPD yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sarmi pun berharap kehadiran fasilitas ini dapat membawa dampak positif secara langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap CATMARK bukan hanya menjadi proyek fisik semata, tapi juga menjadi awal dari budaya tertib lalu lintas di Sarmi. Masyarakat bisa merasakan manfaatnya, dan angka kecelakaan bisa ditekan,” tambah Anton.
Ke depan, Dishub berencana memperluas cakupan CATMARK ke wilayah distrik lainnya di Kabupaten Sarmi, seiring ketersediaan anggaran dan dukungan dari semua pihak.(roy/wen).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…