Menurutnya, lewat aplikasi tersebut, kelompok tani merencanakan apa yang akan mereka lakukan kemudian diupload masuk ke dalam aplikasi tersebut. Begitu juga dengan tahapan pekerjaan sampai pada pelaporan semuanya dilaporkan lewat aplikasi tersebut, sehingga mulai dari Sabang sampai Merauke semuanya akan terbuka dan tranparan apa yang dikerjakan dan dilaksnaakan oleh P3-TGAI.
‘’Lewat aplikasi ini semuanya akan terbuka. Mulai sumber dananya, anggarannya berapa dan sebagainya karena dapat dilihat di dalam sistem tersebut,’’ jelasnya. Termasuk permasalahan yang dihadapi dilapangan dapat dilaporkan lewat aplikasi tersebut.
Nataniel Howay menambahkan bahwa aplikasi ini mulai diterapkan di tahun anggaran 2024 mendatang. ‘’Aplikasinya mulai diterapkan tahun 2024 mendatang,’’ pungkasnya. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…
Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…
Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Kesehatan resmi mengutus Tim Kesehatan untuk menangani dampak bencana…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…
Pemkab Lanny Jaya juga berencana menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat dan mendorong adanya dukungan…