

Persatuan Pencari Kerja (Pencaker) Pegunungan Bintang, saat melakukan aksi damai di Halaman Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Senin, (30/3). ( FOTO: Musa For Cepos)
JAYAPURA -Persatuan Pencari Kerja (Pencaker) Pegunungan Bintang, melakukan aksi damai di halaman Kantor Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) di Oksibil, Senin (28/3), kemarin.
Koordinator aksi damai, Musa Uropmabin S.HI melaluai whatsappnya mengatakan, aksi damai itu bertujuan untuk meminta agar Bupati Pegubin memperjelas nasib Pencaker Orang Asli Pegunungan Bintang yang terus bertambah setiap tahunnya.
Kata Musa Uropmabin , dalam pernyataan mereka, ia meminta Pemerintah Pegunungan Bintang memperjelas nasib Pencaker yang merupakan penerus pembangunan ke depan.
“Kami meminta bupati dan jajarannya segera pemperjuangkan nasib Pencaker wilayah Pegunungan Bintang, sebab tiap tahun terus bertambah,”katanya.
Saat bertemu dengan Bupati Pegubin, pihaknya meminta agar bupati menambah kuota penerimaan CPNS formasi 2021, namun kuota yang disiapkan jauh dari harapan.
“Kami berkesimpulan, bupati tidak pernah memperjuangkan aspirasi kami, selain itu dari pengalaman demo 2019, pencaker telah bertemu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara di Jakarta untuk menambah kuota, namun pemerintah tidak mendukung upaya itu.
Pihaknya juga meminta pemerintah segera memperjelas CPNS jalur K2 yang menurut mereka, tidak sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga pihaknya meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pegubin untuk menempel nama yang dinyatakan lolos seleksi, sebab kuota yang diminta sebanyak 600 orang. Pencaker juga meminta bupati segera melakukan evaluasi dan memberhentikan pejabat yang mengatasnamakan bupati dan menggunakan anggaran daerah tanpa output yang jelas.
Menaggapi hal itu, Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana mengatakan, aspirasi yang disampaikan Pencaker berkaitan dengan penerimaan CPNS formasi 2018, K2, K3 dan formasi 2021 adalah hal teknis yang melekat langsung dengan BKD, sehingga terkait hal ini akan dijelaskan secara langsung oleh pihak BKD.(oel/tho)
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…