Categories: PEGUNUNGAN

Beras Cadangan Pemkab Belum Bisa Dikeluarkan

Sejumlah warga Tolikara di Kabupaten Jayawijaya saat mendatangi Kantor Bulog untuk meminta penyaluran beras bantuan Covid-19 disalurkan. ( FOTO: Deny/Cepos)

WAMENA-Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tolikara Penius Limose memastikan waktu yang diberikan oleh pendemo selama 3 hari untuk melakukan koordinasi dengan Bupati Tolikara menindaklanjuti permintaan masyarakat atas beras cadangan pemerintah yang masih ada di Bulog Wamena, belum bisa untuk direalisasikan lantaran koordinasi dengan Bupati masih belum dilakukan mengingat kesibukan pimpinan daerah di luar.

  Menurutnya, dari persyaratan yang diberikan oleh Bulog Wamena, itu harus ada beberapa surat yang harus dikeluarkan atau ditandatangani langsung oleh Bupati Tolikara, dan juga Ketua Tim Gugus Covid -19 di Tolikara.

  “Untuk persyaratannya sudah diberikan oleh Bulog diantaranya pencairan beras cadangan pemerintah ada 100 ton yang belum diambil, namun karena yang harus menandatangani surat -surat itu salah satunya keputusan bupati tentang keadaan darurat bencana non Alam (Covid -19),” ungkapnya Rabu (29/7) kemarin.

   Menurutnya data dari Dinas kesehatan tentang Covid -19 juga harus ada, namun ini belum ada, yang menjadi pertanyaan saat ini di Tolikara ada yang terkena Covid -19 atau tidak, kalau tidak ada satu -satunya jalan agar beras ini keluar harus dibeli.

   Secara terpisah Kepala Kantor Cabang Pembantu Bulog Wamena Sudarsono mengaku jika sampai saat ini pihaknya masih menunggu surat dari permohonan dan persyaratan lainnya untuk mengeluarkan 100 ton beras cadangan pemerintah yang ada Gudang Bulog Wamena, sebab tanpa dokumen itu beras cadangan pemerintah ini tak bisa dikeluarkan.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago