

ASN Pemkab Jayawijaya melakukan pertemuan dengan wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, dan Sekda Jayawijaya Thony M Mayor, di lapangan apel Kantor Bupati Jayawijaya Senin (28/4) kemarin. (foto:Denny/Cepos)
WAMENA – Aparatur Sipil Negera (ASN) dilingkungan Pemkab Jayawijaya mengancam akan melakukan aksi mogok kerja apabila pemerintah daerah tak menjawab alasan terjadinya pemotongan 30 persen pada Tambahan Pengasilan Pegawai (TPP), sebab dinilai selama ini tujangan tersebut sudah kecil namun masih tetap di kurangi lagi.
Salah Satu ASN Pempab Jayawijaya yang di temui di Kantor Bupati Ance Rumbekwan, SH menyatakan yang diinginkan oleh ASN pemkab Jayawijaya mempertanyakan dari semua pergeseran anggaran yang dilakukan pemerintah daerah, dan juga evisiensi yang diberlakukan secara nasional mengapa harus TPP ASN yang harus di korbankan, dan kegiatan lain -lain tidak dilakukan pemotongan.
“Kami ingin jawaban pasti dari pemerintah daerah terkait dengan pemotongan TPP ASN dilingkungan pemkab Jayawijaya yang mencapai 30 persen,”ungkapnya Senin (28/4) usai apel pagi di kantor Bupati Jayawijaya.
Ia meminta agar kegiatan fisik dikurangi saja dan jangan insentif atau TPP ini yang dikorbankan, saat ini ada gejolak harga yang mahal di pasaran Wamena dan TPP ASN Jayawijaya sudah paling rendah se Indonesia namun masih juga di kurangi 30 persen
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.Kp menyatakan aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada Bupati Jayawijaya untuk nantinya akan ditinjau ulang kedepan, namun ia mengharapkan agar ASN di lingkungan Pemkab Jayawijaya tetap melaksanakan pekerjaannya seperti biasanya.
Page: 1 2
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…