“Meskipun dalam paket itu sedikit dan tak bisa di baca oleh timbangan narktika jenis Shabu ini tetap memiliki nilai jual, pemasaran dari narkotika ini rata -rata di Wamena, Tolikara , Lanny Jaya dan Puncak Jaya dan rata -rata yang menggunakan narkotika ini adalah sopir lajuran,”bebernya
Ia juga menambahkan para bandar ini menjadikan sopir lajuran sebagai pelanggan karena mereka memiliki uang cash, dan mereka menggunakan narkotikan ini agar dalam membawa kendaraan lajuran itu selalu melek dan tidak mengantuk saat didalam perjalanan.
“Mereka bisa membawa mobil selama dua hari nonstop tanpa tidur, dari hasil interogasi pemasaran dari mereka rata -rata sopir untuk pemakaiannya,” tutup Saragih. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…