Kata mantan Anggota DPRK Jayawijaya, sebenarnya kopi ini banyak peminat hanya sampai saat ini kopi yang ada dari Kabupaten Jayawijaya dan Lanny Jaya, Kopi Tiom, itu yang diincar oleh karena itu produk ini juga memiliki harga pasaran yang bagus. Oleh karena itu masyarakat harus menangkap peluang ini guna menunjang perekonomian keluarga.
“Saya pernah mendapat tawaran dari konsumen kopi untuk membeli kopi dari Jayawijaya dalam jumlah besar, namun kami masih akan bernegosiasi terkait harga jual yang diberikan oleh para petani kopi terlebih dahulu,” katanya.
“Kopi di kabupaten Jayawijaya telah mendapatkan sertifikat, dan tidak perlu mendatangkan bibit dari luar karena memiliki rasa yang berbeda,” tambahnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut…
Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…
TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…
Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…
Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…
Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…