Kata mantan Anggota DPRK Jayawijaya, sebenarnya kopi ini banyak peminat hanya sampai saat ini kopi yang ada dari Kabupaten Jayawijaya dan Lanny Jaya, Kopi Tiom, itu yang diincar oleh karena itu produk ini juga memiliki harga pasaran yang bagus. Oleh karena itu masyarakat harus menangkap peluang ini guna menunjang perekonomian keluarga.
“Saya pernah mendapat tawaran dari konsumen kopi untuk membeli kopi dari Jayawijaya dalam jumlah besar, namun kami masih akan bernegosiasi terkait harga jual yang diberikan oleh para petani kopi terlebih dahulu,” katanya.
“Kopi di kabupaten Jayawijaya telah mendapatkan sertifikat, dan tidak perlu mendatangkan bibit dari luar karena memiliki rasa yang berbeda,” tambahnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…