“Masalah ini membuat peserta yang sebenarnya punya kartu itu datang berobat tidak bisa lagi menggunakan kartunya karena dalam sistem terdata bahwa peserta sudah meninggal dan kartunya non aktif.” beber kepala BPJS Kesehatan Cabang Wamena.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan RSUD Wamena dr. Imanuel Siegfrit Auparay. Sp.OG , mengatakan bahwa proses penjaminan menggunakan validasi wajah ini memang sementara dilakukan uji coba dan baru berjalan dua hari sejak kemarin. Tujuannya untuk mempermudah proses administrasi tanpa harus fotocopy banyak dokumen lainnya, cukup dengan validasi wajah, juga bisa mempercepat antrian.
”Pasien BPJS yang datang berobat saat datang ke loket rumah sakit cukup menunjukkan dan melakukan validasi wajah saja maka bisa langsung dilayani di Poli, dan juga mengurangi risiko antrian yang panjang,” Jelas dr. Manu.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…