Di tempat yang sama Direktur LBH Papua Justice and Peace Yulianto, SH, MH menyatakan pihaknya tidak hanya memikirkan nasib kliennya saat dirinya menangani perkaranya, namun ia juga berpikir setelah mereka menjadi warga binaan mereka juga harus tetap di perhatikan hanya saka ada keterbatasan yang dialami seperti mendapatkan tim yang bisa mengakomodir apa yang dimaksudkan.
Kata Yulianto, usai melakukan penandatanganan kerjasama ini pihaknya akan langsung berjalan dimana program pertama adalah budidaya lebah madu, karena kebetulan ada ada rekannya yang sudah berpengalaman, beternak., produksi dan menjual madu, sehingga dari segi kemampuannya sudah mapan mengetahui dan paham.
“Kita akan ajarkan disini kepada warga binaan, sementara untuk hasilnya akan diambil oleh masyarakat, setelah berjalan dan warga binaan sudah paham betul pengembangannya nantinya akan membuat brend sendiri untuk memperlihatkan ciri khas produksi lapas wamena,”katanya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…