

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya Nickolas Itlay, S.STP, MSi (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Dinas Sosial memstikan jika 55 orang Penyandang Disablitas dari 40 Distrik se Kabupaten Jayawijaya bakal menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terkait dengan kebutuhan mereka yang telah dianggarkan pemerintah daerah melalui dana Otsus Papua.
Kepala Dinas Sosial Nickolas Itlay, S.STP, MSi menyatakan terkait dengan penyandang disabilitas adalah kelompok masyarakat yang mengalami cacat dan tersebar di 40 Distrik dan julahnya juga cukup besar sehingga yang dibantu oleh pemerintah ini berpatokan pada sumber dana yang dianggarkan sehingga dibatasi hanya 55 orang.
“jadi yang mendapat bantuan ini penyandang Disabilitas yang cacat pada mata, Tangan, Kaki atau yang fisiknya cacat,”ungkapnya Rabu (26/6) kemarin.
Dari penyerahan bantuan ini dari pemda Jayawijaya diantaranya tingkat penuntun, tongkat penyangga bagi disabilitas yang kedua kakinya tak bisa digunakan, kursir roda dan sekaligus juga bantuan sembako yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan minum mereka.
“ini sudah sesuai dengan alokasi dana otsus yang telah kita anggarkan untuk penyandang Disabilitas di Kabupaten Jayawijaya sekitar Rp 250 juga, dan bantuan ini hanya dilakukan sekali dalam setahun,”kata Nickolas
Menurutnya mereka merupakan kelompok yang perlu diberdayakan, sehingga ada 30 orang disabilitas yang akan mengikuti pelatihan, sebab pemerintah Kabupaten Jayawijaya saat ini sedang berupaya dan merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan pusat pelatihan penyangdang disabilitas di Makasar untuk memberdayakan mereka.
“kita akan coba untuk memberdayakan penyandang disabilitas yang ada di Jayawijaya seperti pelatihan Service HP, dan lain -lain sehingga mereka bisa meningkatkan perekonomiannya sendiri dan direncanakan pada tahun 2024 ini,”jelas Nickolas
Nickolas menambahkan, bagi penyandang cacat yang tidak bisa bicara atau tuna rungu wicara ada pelatihan yang bisa mengajari mereka bahasa isyarat dan ada beberapa keterampilan yang bisa diajarkan kepada mereka dalam pelatihan tersebut sehingga mereka juga bisa mengembangkan dirinya sama seperti warga yang normal.
“kita harapkan kegiatan ini ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar para penyandang Disabilitas yang ada di Jayawijaya bisa mengikuti pelatihan ini,”tutupnya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…
Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…
Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…
Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…
Suasana haru dan penuh syukur mewarnai pelepasan 103 calon jamaah umrah asal Kota Jayapura yang…
Tak tanggung-tanggung agenda ini sampai melibatkan dua jenderal yang langsung turun ke TKP. Salah satunya…