

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP mengecek harga barang di pasar Potikelek Wamena Jumat (25/4) kemarin. (foto:Denny/ Cepos)
Wabup Jayawijaya Akan Keluarkan Satuan Harga Agar Tak Ada Permainan Harga
WAMENA– Guna mengontrol tingkat harga di pasaran Wamena, Pemkab Jayawijaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua pasar yakni Potikelek dan Jibama, Jumat (25/4) kemarin.
Sidak yang dipimpin Wakil Bupati itu menemukan adanya perbedaan harga yang cukup signifikan, sehingga dalam waktu dekat ini pemerintah bakal mengeluarkan satuan harga yang bisa digunakan oleh pedagang.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan fluktuasi harga barang di pasar Potikelek dan Pasar Jibama ini sangat berfariasi, artinya harga barang di pasar Potikelek dengan harga barang di pasar jibama perbedaannya sangat jauh.
“Harga di Pasar Potikelek lebih mahal jika dibandingkan dengan pasar jibama (pasar Baru), contohnya seperti komuditas bawang putih di pasar potikelek ada yang menjual dari kisaran harga Rp 65.000 sampai dengan Rp 130.000, Bawang merah dari Rp 60.000 sampai Rp 80.000 per kg, “ungkapnya Jumat (25/4) kemarin.
Menurutnya untuk pasar jibama itu untuk komuditas Bawang putih per kilo yang paling tinggi itu hanya sampai Rp 80.000 sehingga masih tinggi di pasar potikelek, untuk minyak goreng Bimoli besar di Pasar Potikelek mencapai Rp 165.000 itu merata atau sama.
“Sedangkan untuk komuditas pertanian seperti sayuran untuk pasar Potikelek harganya memang Rp 10,000 rata -rata hanya saja ikatan sayurannya kecil, sedangkan dipasar Jibama ikatan sayurnya besar dan harganya dari Rp 10.000 sampai dengan Rp 30.0000, untuk pasaran sayuran tak ada di harga Rp 5000,”jelas Wabup Jayawijaya.
Kata Ronny dengan harga yang bervariasi di pasaran Wamena ini langkah yang akan diambil oleh pemerintah yakni meminta pedagang pasar mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah, dimana untuk penyetaraan harga ini telah dirapatkan, contoh untuk beras lokal yang dikelola petani di Wamena itu perkilonya Rp 25.000, untuk beras bulog itu Rp 13.000 Per Kg,
Page: 1 2
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…