

Antonius Wetipo (foto: Denny/Cepos)
WAMENA – Calon Perseorangan yang akan maju pada Pilkada Kabupaten Jayawijaya menilai jika aksi demo yang dilakukan Forum Pembela Pemalsuan Identitas Pribadi (FPPIP) Kamis (22/8/2024) jangan membawa nama seluruh masyarakat Jayawijaya dan juga ini bukan murni dari seluruh masyarakat tapi tim sukses calon dari jalur parpol.
Salah satu bakal calon independen yang masuk dalam bursa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Antonius Wetipo menegaskan, aksi demo yang dilakukan FPPIP ini sebenarnya mereka ini tim sukses atau relawan dari salah satu bakal calon yang akan maju dari jalur partai politik
“Saya sebagai salah satu bakal calon dari Perseorangan yang telah ditetapkan dalam rekapitulasi calon perseorangan, ingin menjelaskan jika dalam PKPU sudah jelas disampaikan jika satu orang berhak mewakili dirinya sendiri, sehingga mereka tak bisa mewakili banyak masyarakat,” ungkapnya Minggu (25/8) di Wamena.
Menurutnya, yang hadir dalam demo itu mantan dewan, pimpinan relawan bakal calon tertentu dan hadir juga kepala -kepala kampung yang menjadi bagian dari salah satu bakal calon tertentu yang melalui jalur partai, bukan jalur independent,
“Niat mereka sebenarnya itu bukan menarik dukungan mereka tapi menggugurkan calon independent menuju kotak kosong untuk calon yang mereka usung di pilkada Jayawijaya 2024,”kata Antonius Wetipo
Page: 1 2
"Seluruh potongan tubuh yang ditemukan telah dievakuasi dan diserahkan kepada tim identifikasi untuk proses lebih…
Ini setelah Ketua Tim Mediasi Penanganan Konflik Bersenjata di Wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah,…
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam keterangannya menyebut aksi tersebut dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodam…
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer…
Sejumlah harga komoditas pertanian dan kebutuhan bahan pokok di Pasar Pharaa Sentani mengalami kenaikan signifikan…
Polres Mimika membentuk tim khusus anti-begal guna menanggapi maraknya aksi pencurian dengan kekerasan yang meresahkan…