Ia juga menyebutkan dalam rapat tersebut, disadari bahwa kendala terbesar dalam normalisasi kali hetuma dan heloma adalah pembiayaan. Meskipun DPRP memiliki komitmen untuk mendorong pada anggaran perubahan, namun tanggap darurat tetap harus dilakukan segera.
“DPRP memerintahkan dinas terkait, untuk segera turun ke lapangan, guna menentukan lokasi-lokasi yang harus ditangani lebih dulu,”ujar Wakur.
Ketua Komisi IV DPRP Papua Pegunungan berharap Pemerintah Provinsi segera merespon hasil diskusi ini, serta melaksanakan langkah konkret dalam menangani dampak banjir dan memastikan infrastruktur jalan, serta aliran sungai dinormalisasi sesegera mungkin.
“Dengan komitmen bersama antara DPRP, Pemerintah Daerah, dan dinas terkait, diharapkan penanganan bencana banjir di Wamena dan sekitarnya dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, tanpa harus menunggu proses administrasi yang berlarut-larut,” tutup terius Wakur. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…