

Suasana deklarasi Kampanye Damai yang digelar di Ilaga, Rabu (25/9/2024). (FOTO: Diskominfo Puncak)
ILAGA-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, menggelar deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak periode 2024-2029, di Sekretriat KPUD Puncak, di Ilaga, Rabu (25/9/2024).
Deklaasi ini diikuti oleh keempat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Empat pasangan calon tersebut yaitu Paslon nomor urut 01 Elvis Tabuni dan Naftali Akwal, Paslon nomor urut 02 Alus UK Murib dan Menas Mayau, Paslon 03 Pelinus Balinal dan Benner Kulua,serta pasangan nomor 04 Peniel Waker dan Saulinus Murib.
Keempat Paslon ini didampingi tim sukses mereka masing-masing.
Adapun kampaye damai ini dilakukan dengan cara berjalan santai, beriringan di dalam Kota Ilaga, sesuai dengan rute yang diatur oleh KPUD Puncak.
Selain keempat Paslon, deklarasi Kampanye Damai ini juga diikuti Penjabat Bupati Puncak, Nenu Tabuni, komisioner KPU Puncak, Sekda Puncak, Darwin Tobing dan anggota TNI-Polri.
Melalui deklarasi ini, ketua KPU Puncak, Natalius Tabuni berharap pelaksanaan tahapan kampanye pemilihan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Puncak, tahun 2024 ini berjalan aman, lancar dan damai.
“Kampanye akan dilakukan sampai 23 November oleh para calon bupati dan wakil bupati, maka sebelum kampanye, kita akan duduk bersama dan berdiskusi, untuk menyepakati titik- titik kampaye ini, baik antara pasangan calon, pemerintah dan aparat keamanan,” jelasnya.
“Hari ini adalah pembukaan dan kampanye dimulai dengan deklarasi kampanye damai. Kami mengharapkan deklarasi kampanye damai yang dibacakan dan ditandatangani ini, hendaklah dilandasi dengan hati yang sungguh-sungguh, untuk menjaga kedamaian dan keamanan Kabupaten Puncak. Ini menjadi komitmen kita bersama, untuk menyuksekan Pilkada Puncak, yang sisa 62 hari lagi,” tutup Natalius Tabuni.
Sementara itu, Penjabat Bupati Puncak, Nenu Tabuni berharap deklarasi kampanye damai ini merupakan wujud komitmen untuk melaksanakan kampanye dengan damai.
Nenu Tabuni menyampaikan bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan, keharmonisan harus terus dijaga di Kabupaten Puncak.
Page: 1 2
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…