

Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.PI, MSi (foto: Deni/Cepos)
WAMENA– Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya mempertanyakan kebijakan pemkab Jayawijaya dalam perekutan polisi baliem yang harus korbankan anggota satpol PP yang sudah terbentuk lama dirumahkan, sementara untuk sisi anggaran apakah sudah disediakan pemerintah atau tidak.
Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.Pi. MSi.mengatakan terkait dengan kebijakan yang diambil pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam hal ini dilakukan perekutan polisi baliem ini mengorbankan satpol PP yang harus dirumahkan semuanya.
“Kita pertanyakan kalau untuk polisi baliem ini anggarannya sudah di sediakan pemerintah atau tidak?, karena satpol PP yang sudah mengapdi lama di Pemkab Jayawijaya itu dirumahkan dan polisi baliem mau diangkat, ini sangat tidak adil,”tegasnya di Kantor DPRK jayawijaya Senin (23/3) kemarin.
Menurutnya, DPRK Jayawijaya mengarahkan jika lebih baik anggota satpol yang sudah ada ini masuk kedalam polisi baliem tidak masalah karena bisa berjalan bersamaan, dan anggarannya sudah tersedia dan dianggarkan oleh pemerintah daerah.
Page: 1 2
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan mencatat lebih dari 100 pendaftar untuk program studi…
Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sentani Jayapura Citra Mahesa Nusantara, dalam keterangannya…
Penjual komoditas Pertanian dan kios sembako di Pasar Pharaa Sentani, Sumarni, mengaku jika harga tomat…
Pemerintah Kabupaten Jayapura fokus menyiapkan lokasi Festival Danau Sentani (FDS) di Khalkote Distrik Sentani Timur,…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus berupaya meningkatkan PAD tidak hanya melalui penertiban pajak reklame di ruas-ruas…
Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa…