

Pelaksanaan Pameran dan Bazar Pangan Lokal yang dilakukan Dekenat Pegunungan Tengah Di Distrik Wesaput Kamis (23/10) (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA- Menyongsong pelaksanaan Prasinode Keuskupan Jayapura tahun 2026, Dekenat Pegunungan Tengah melakukan Bazar dan pameran pangan lokal dengan menjual hasil perkebunan yang dihasilkan masyarakat, mulai dari sayuran, Ubi Jalar (Hipere), buah -buahan dan lain -lain
Ketua Panitia Prasinode Keuskupan Jayapura Denat Pegunungan Tengah Benny Mawel kegiatan yang dilakukan saat ini menyongsong Sinode Keuskupan Jayapura tahun 2026 tepatnya pada 2 Februari bertepatan dengan ulang tahun pentabisan uskup orang asli Papua pertama.
“Kami berharap dengan perayaan ini umat bisa kembali ke ke kebun, sebab kebanyakan umat katolik yag ada di wilayah Papua Pegunungan ini adalah petani, jadi bagaimana kita mobilisasi masyarakat petani kembali berkebun,”ungkapnya di Wamena Kamis (23/10)
Menurutnya, kehidupan dari umat Katolik di Jayawijaya itu ada di kebun, bukan ada di jalan -jalan , pasar -pasar, untuk nongkrong, itu bukan kehidupan umat Katolik, sehingga pihaknya mulai menyerukan agar umat kembali berkebun lewat bazar dan pameran pangan lokal yang diselenggarakan selama 3 hari hingga 26 Oktober.
Page: 1 2
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…