Lebih lanjut, Bupati Willem wandik menekankan peran penting ketiga organisasi ini. PKK dengan 10 program pokoknya dinilai sangat relevan dengan arah pembangunan daerah. Posyandu disebut sebagai layanan terpadu yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial, hingga perumahan.
Sementara Dekranasda diharapkan mendorong lahirnya ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati juga menaruh perhatian pada dominasi perempuan dalam kepengurusan organisasi tersebut.
“Saya percaya kaum perempuan adalah kekuatan besar. Peran mereka tidak hanya melahirkan generasi, tetapi juga membentuk masyarakat Tolikara yang sehat, cerdas, produktif, maju, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Willem Wandik.
Sementara itu, Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, SE.,MM, dalam sambutannya menegaskan komitmen kepengurusan yang baru dilantik untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam lima tahun mendatang.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan pengurus telah dilaksanakan pada 17 Juni 2025 di Aula Bappeda Igari secara aklamasi dengan memperhatikan aspirasi peserta.
“Kami berkomitmen mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati demi terwujudnya visi ‘Tolikara Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil, dan Sejahtera’. Sebagai mitra pembangunan, kami akan berkolaborasi tidak hanya dengan pemerintah daerah, tetapi juga dengan organisasi perempuan lainnya seperti GOW, DWP, Persit, dan Bhayangkari,” Ujar Ketua TP-PKK Elisabet Wandik.
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus,…
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…