Kata Bupati FX Mote, Proyek strategis ini telah masuk dalam tahapan tender nasional dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp 200 miliar lebih yang bersumber dari APBN.
Karena besarnya skala pembangunan ini, masyarakat adat berharap realisasi fisik rumah sakit dapat segera dilakukan agar pelayanan kesehatan bisa dinikmati tepat waktu.
Dukungan masyarakat adat dibuktikan dengan penyerahan berita acara dari perwakilan keluarga pemilik ulayat kepada pemerintah daerah. Prosesi ini turut disaksikan oleh Waket III DPRK Waropen, Plt Sekda Bob Woriori, Kabag Tata Pemerintahan Michael Rumabar, serta perwakilan dari LMA dan Dewan Adat Waropen, serta unsur TNI/Polri.
Dengan selesainya persoalan lahan ini, RS Rodo Fabo diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi peningkatan derajat kesehatan di Kabupaten Waropen, sekaligus menjadi fasilitas medis paling representatif di wilayah tersebut. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wahyu Wibowo dari PT AMA hadir mewakili lima lembaga penerbangan misi. Ia mengungkapkan bahwa Permenhan…
Alit menyampaikan bahwa karantina memiliki posisi krusial dalam kedaulatan pangan dengan mendukung swasembada serta menjaga…
Kapolres Lanny Jaya AKBP F.D Tamaila mengaku untuk mediasi lanjutan sudah dilakukan dan akhirnya mendapatkan…
Langkah ini didorong sebagai bentuk penghormatan dan pemberian porsi lebih bagi OAP sebagai pemilik sah…
"Terkait situasi di Kwamki Narama sampai saat ini aman dan kondusif. Tidak ada lagi masyarakat…
Kapolres Leonardo Yoga mengatakan, peninjauan sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah Asta Cita. Peninjauan…