Categories: PEGUNUNGAN

Evaluasi Badan Edhock Untuk Perekutan  KPPS

WAMENA –guna melakukan perekutan terhadap Kelompok Penyelengga Pemungutan Suara  (KPPS) dalam waktu dekat,   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan melakukan evaluasi terhadap badan edhock untuk melihat kembali cara kerja Panitia Pemungutan Distrik (PPD) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Komisioner KPU Papua Pegunungan bidang SDM dan Komunikasi Thedorus Kosay menyatakan tujuan evaluasi ini, karena sebentar lagi pihaknya akan melakukan perekutan terhadap KPPS, namun selama ini KPU belum melakukan evaluasi terhadap cara –cara kerja PPD dan PPS dan kemudian akan disiasati berdasarkan pengalaman perekutan PPD dan PPS itu apa.

“kalau kita suidah mengetahui masalahnya, kita bisa mengatasi bagaimana cara melakukan perekutan KPPS pada akhir bulan desember atau awal Januari tahun 2024 yang akan datang,”ungkapnya sabtu (21/10) kepada Cenderawasih Pos di Grand Baliem Hotel Wamena.

Menurutnya, Perekutan ini khusus untuk Provinsi Papua pegunungan yang melibatkan KPU dari 8 Kabupaten, sehingga untuk evaluasi ini dilakukan selama dua hari dan telah dimulai sejak jumat hingga sabtu ini, artinya disini KPU Papua peghunungan melakukan evaluasi bagaimana teman –teman KPU ini akan melakukan perekutan PPD dan PPS.

“evaluasi ini kita ingin tahu kira –kira ada masalah atau tidak dalam perekutan tersebut, sebab untuk PPD dan PPS ini sudah dilakukan perekutan oleh KPU dari 8 Kasbupaten, sementara untuk untuk KPPSnya ini belum ,”jelas Thedorus.

Kata Mantan Komisioner KPU Provinsi Papua, untuk tugas KPU Provinsi Papua pegunungan melakukan evasupervisi dan monitoring kepada KPU di 8 Kabupaten, sedangkan evaluasi ini merupakan bagian dari supervisinya, dimana memanggil semua KPU dari 8 Kabupaten dilakukan evaluasi kira –kira apa yang kurang pada saat perekutan PPD dan PPS waktu itu.

“kalau ada kesalahan –kesalahan yang terjadi kita lihat lagi jangan sampai hal yang sama terulang pada perekutan KPPS lagi, kalau untuk KPPS itu tiap TPS itu ada 9 orang  untuk seluruh Papua pegunungan kita rekut 68.098 orang ,”

Ia menambahkan untuk 9 orang per TPS yang direkut ini 7 anggota dan 2 orang linmas, ini yang akan bekerja di setiap TPS  oleh karena itu pihaknya ingin agar dalam perekutan KPPS ini taka da masalah yang terjadi sehingga bisa dilakukan dengan baik.

“Kita ingin KPPS yang akan direkut ini bisa melakukan tugasnya sesuai dengan yang ketentuan –ketantuan peraturan KPU yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaannya mereka tidak melenceng dari  apa yang telah ditetapkan,”katanya. (jo)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

9 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

11 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

12 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

13 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

14 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

15 hours ago