Sementara untuk deforestasi yang perlu dicegah sedini mungkin adalah program prioritas pemerintah didukung tanpa meningkatkan deforestasi dan pembukaan lahan untuk pangan yang tidak terencana dapat memicu bencana hidrometeorologi (banjir dan longsor) di wilayah pegunungan.
Plt Kadis DLHKP juga menambahkan pengakuan hutan adat dan pelibatan masyarakat dalam menjaga hutan adalah kunci sukses, pola perlindungan hutan berbasis kearifan lokal lebih efektif dan berkelanjutan dibanding pendekatan formal semata, oleh karena itu, ini perlu dimasukan dalam dokumen kerja yang implementatif dan Terukur.
“Kami Meminta seluruh OPD dan stakeholder untuk menyusun rencana yang memiliki indikator kinerja jelas, sehingga target penurunan emisi di Papua Pegunungan dapat dipantau dan dilaporkan secara transparan.” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Provinsi Papua resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua Umum…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, berharap rumah singgah yang telah didorong…
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura menilai peluang kerja di Kabupaten Jayapura sebenarnya cukup…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan melalui Kasat Binmas AKP Yonias Purwanto mengatakan, kegiatan pembersihan…
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, yang hadir…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengakui pengelolaan dan perawatan GOR Toware di…