

Banjir yang terjadi akibat Penyempitan Kali –kali kecil dalam Kota Wamena (foto: Denny/ Cepos)
WAMENA – Normalisasi kali –kali kecil yang ada dalam Kota Wamena kian mengalami kendala, pasalnya ada sebagian masyarakat yang tidak mau jika saluran air tersebut di perlebar lantaran kepercayaan –kepercayaan spiritual, disamping itu juga ada beberapa bangunan –bangunan yang tellah menutupi saluran air.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menegaskan dalam upaya pemerintah melakukan normalisasi aliran kali –kali kecil dalam Kota Wamena masih terkendala dengan kepercayaan –kepercayaan dari masyarakat sehingga mereka menolak untuk pendangkalan dan penyempitan di kali –kali kecil dalam kota wamena untuk di perbesar.
“masalah yang pertama terkait dengan adanya kepercayaan masyarakat terkait perluasan kali –kali kecil yang terjadi penyempitan, sebab masyarakat masih percaya jika banjir ini dikarenakan oleh alam sehingga biarkan alam yang akan menyelesaikannya, ini yang menjadi kendala kita untuk melakukan normalisasi,”ungkapnya Senin (22/4) kemarin.
Kata PJ Bupati, masalah ini yang nantinya membuat pemerintah mengundang PGGJ dan FKUB Jayawijaya untuk melakukan koordinasi agar bisa memberikan pengertian dan imbauwan kepada masyarakat terkait dengan normalisasi yang dilakukan, tentunya ini menjadi penting agar upaya pemerintah dalam melakukan normalisasi kali –kali yang mengalami penyempitan bisa dilakukan.
Page: 1 2
Sebanyak 20 pemain musim lalu masih hadir dalam latihan seperti sang kapten Boaz Solossa, Yustinus…
Tim gabungan ini tengan menyelidiki motif di balik insiden penikaman yang menewaskan Awes. Brigpol Fredi…
Insiden maut ini terjadi di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,…
Atas peristiwa yang menimpa jajarannya, Tri mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Tangsel dan Polda Metro…
Masih sama soal aset, Fraksi Nasdem DPR Papua kembali menyoroti hal tersebut. Banyak aset bergerak…
Bagi sebagian masyarakat Jawa, Suro bukan sekadar penanda pergantian kalender. Bulan ini, dipercaya menjadi waktu…