Categories: PEGUNUNGAN

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

WAMENA – Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah -langkah penanganan pasca konflik antara dua kelompok massa hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa sehingga perlu untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di Jayawijaya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan pemerintah sudah mengambil langkah penanganan pasca konflik dan yang terpenting bagaimana memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Jayawijaya.

“Tim ini sudah terbentuk dan ada beberapa langkah -langkah yang kami kerjakan, sedangkan untuk data kerusakan dan korban jiwa mungkin dari kepolisian yang menyiapkan data itu, kami juga sudah menyiapkan surat tanggap darurat sejak beberapa hari lalu,”ungkapnya Kamis (21/5) di Wamena.

Menurutnya, surat tanggap darurat ini sebagai dasar pemerintah melakukan program atau pelaksanakan kegiatan seperti pemulihan kondisi dan lain -lain, oleh karena itu, beberapa hari lalu saat pembentukan tim penanganan sudah didorong ke pemerintah Provinsi untuk segera mengeluarkan surat itu.

“Kalau sudah ada surat tanggap darurat mungkin penanganan bisa dilakukan juga oleh lintas kementrian yang ada, kami juga sudah melakukan koordinasi dengan kementruan PUPR, Sosial dan beberapa kementrian lainnya agar diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa menyiapkan cara untuk melakukan rehabilitasi, recoveri,” jelasnya

Mantan PJ Bupati Yalimo, dan PJ Gubernur Papua Tengah ini meminta kepada Pemprov Papua Pegunungan untuk menyiapkan Perdasi dan Perdasus dalam rangka mengantisipasi tindakan-tindakan masyarakat di lapangan, pengambil kebijakan maupun penanganan, serta juga cara penindakan dari aparat keamanan.

“Intinya kondisi keamanan sudah membaik dan kanupaten Jayawijaya, lanny Jaya dan Yahukimo sudah menyepakati akan bertanggungjawab untuk memulangkan masyarakatnya yang dimobilisasi untuk ambil bagian dalam konflik ini,”Kata Ribka.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

2 days ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

2 days ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

2 days ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

2 days ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

2 days ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

2 days ago