Categories: PEGUNUNGAN

Awasi Potensi Penyalahgunaan Dana Desa di Lapago

Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Jayawijaya DR. Andre Abraham,S.H, LLM ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA -Kejaksaan Negeri Jayawijaya sebagai institusi penegak hukum tetap melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana Covid -19 di wilayah Lapago. Apabila ada laporan masyarakat tentang penyalahgunaan anggaran Covid, maka akan ditindak lanjuti dengan memperhatikan beberapa aspek kedepan.

   Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya DR. Andre Abraham, SH, LLM mengakui dalam tugas sebagai aparat penegak hukum, maka  kejaksaan bertugas  mengawasi semua proyek, termasuk proyek  Covid  yang bersumber dari dana desa juga.

  “Kalau yang khususnya tidak ada yang khusus , tidak ada SK atau kerja sama kita sebagai institusi penegak hukum kita yang mengawasi semua proyek di wilayah sini termasuk anggaran Covid -19,”ungkapnya Senin (22/3) kemarin

  Namun begitu, lanjut Andre Abraham, sebagai institusi penegak hukum, kejaksaan selalu pantau perkembangan penaganan Covid -19 , kalau ada laporan atau penyimpangan, langsung  akan ditindak lanjuti dalam pemeriksaan.

  “Kalau mengawasi, ya mengawasi. Cuman lihat-lihat dari jauh sih tidak ada. tetapi kalau ada laporan kita tindak lanjuti dalam rangka penyelidikan korupsi.” kata Kejari Jayawijaya.

  Ia menjelaskan kalau ada laporan bisa ke kejaksaan bisa ditindak lanjuti, karena kejaksaan dan polisi sama-sama bisa menyelidik perkara korupsi di indonesia. Sapa duluan dapat data bisa menindak lanjuti dengan penyelidikan tetapi juga saling koordinasi.

  “Kalau misalnya dua-dua dapat laporan hal yang sama, mungkin nanti kompromi dahulu siapa yang pegang, polisi atau jaksa, kalau ke kejaksaan mungkin kita bisa langsung lakukan penyelidikan.”jelasnya

  Andre Abraham juga memastikan, sejauh ini belum ada laporan masyarakat.  Adapun laporan dari masyarakat di Lapago tetapi masih kurang data, makanya sampai saat ini ia lagi penyelidikan. Di Yahukimo juga ada indikasi terkait pengadaan mobil dinas kepala daerah, bukan masalah covid.

  “Kalau ada masyarakat yang menyampaikan laporan, itu pasti diterima karena kita tidak ada ikatan dengan pemda untuk harus mengawasi sama-sama pemda. Kitakan berdiri sendiri. kalau pemda salah dalam penerapannya ya kita periksa.”bebernya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

13 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

14 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

15 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

16 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

17 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

21 hours ago