Categories: PEGUNUNGAN

Jelang Akhir Tahun, Waspadai Kriminalitas

WAMENA-Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menekan kriminalitas dan angka pemabukan di Kota Wamena. Yakni mulai dari kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), Curanmor, Jambret hingga produksi minuman keras lokal.

Anggota Sat Narkoba Polres Jayawijaya saat menemukan tempat pembuatan miras lokal yang langsung dimusnahkan dalam rumah yang ditemukan. Miras disinyalir jadi pemicu berbagai kasus kriminalitas. ( FOTO: Denny/ Cepos)

   “Sampai saat ini, kegiatan KRYD Polres Jayawijaya masih terus dilakukan seluruh jajaran, selain melakukan patroli kami juga hunting kendaraan dan razia kendaraanyang tak miliki surat -surat itu diamankan dan juga pembawaan senjata tajam serta menyambangi tempat -tempat pembuatan balo,” ungkapnya selasa (20/10) kemarin.

  Kapolres mengaku meskipun angka kriminal ini kurang, namun tetap masih ada para pelaku kejahatan yang menunggu waktu yang tepat untuk melakukan kejahatan. Sama halnya juga dengan curanmor, meskipun hingga saat ini pihaknya telah mengembalikan 180  motor hasil Curanmor,  namun masih berpeluang hilang apabila pemiliknya tak memperhatikan keamanan kendaraan itu.

  “Kami hanya berharap masyarakat dalam mengendari sepeda motor jangan menggantungkan tas di stir motor atau dibadan terutama ibu -ibu karena akan memancing tindak kejahatan,”jelasnya.

   Kata Rumaropen,  mendekati akhir tahun 2020 diprediksi banyak tindak kriminal curas, dimana mereka melakukan aksi kriminal ini untuk mempertahankan kehidupannya, atau memenughi kebutuhannya di akhir tahun. Ini yang sering memicu para pelaku untuk terus melakukan aksi -aksi kejahatan terhadap orang lain.

  “Mereka ini melakukan curas , curanmor , jambret untuk mempertahankan hidupnya , memenuhi kebutuhan mereka, oleh karena itu warga diminta terus meningkatkan kewaspadaannya,” kata mantan Kapolres Kabupaten Mamberamo Raya.

   Sementara untuk menyikapi angka pemabukan yang meskipun berkuran namun tetap ada, Rumaropen menyatakan membutuhkan bantuan dari masyarakat untuk menginformasikan tempat -tempat pembuatan miras lokal di Wamena dan pihaknya yang akan mengambil tindakan kepada para pelaku pembuat mniras ini.

   “Kami butuh informasi dari masyarakat untuk tempat -tempat pembuatan minuman keras, jika adayang tahu silahkan menyampaikan dan kami yang akan menelusuri sertra melakukan penindakan kepada para pembuat,”beber Rumaropen. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

4 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

6 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

7 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

8 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

9 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

10 hours ago