Categories: PEGUNUNGAN

Keamanan, Kunci Utama Masuknya Pembangunan

WAMENA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Jayawijaya meminta kepada masyarakat untuk mendukung penuh pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan menjaga keamanan bersama. Menurutnya, masalah keamanan  menjadi kunci utama masuknya pembangunan di suatu wilayah, sebaliknya kalau tidk aman maka tentu proses pembangunan akan terhambat.

Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, M.Hum menyatakan, upaya pemerintah daerah untuk membangun distrik dan kampung tidak akan berjalan dengan baik jika situasi di wilayah itu tidak aman, oleh karena itu, dukungan dari masyarakat untuk bersama menciptakan suasana yang aman akan mempercepat proses pembangunan.

“Orang selalu bilang Kosi Hilapok itu daerah rawan, beberapa kali kejadian di sini. Namun saya lihat akhir-akhir ini, sudah ada perubahan. Saya harap suasana ini tetap dijaga, karena masuknya pembangunan di suatu daerah tergantung keamanan daerah itu,” ungkapnya, Jumat, (20/5), kemarin.

Wabup mengingatkan aparat distrik dan kampung yang merupakan mata dan telinga pemerintah kabupaten supaya menjadi corong untuk menyosialisasikan setiap program pemerintah yang akan dilakukan di distrik dan kampung.

“Saya berpesan agar masyarakat jangan jauh dari gereja, sebagai umat, masyarakat harus selalu dekat dengan gereja. Karena tempat ini dibuka dengan Injil sebelum masuknya pemerintah,” katanya.

Wabub juga minta agar masyarakat selalu membangun kerja sama dengan gereja, baik dalam pelayanan maupun kegiatan gereja lainnya, artinya bisa mengisi waktu dengan kegiatan kerohanian yang bisa membangun kepribadian yang baik sehingga terhindar dari hal -hal yang menyimpang.

“Gereja itu seperti honai atau tempat berkumpul, jadi hari minggu jangan ke pasar, tapi hari minggu kita fokus ke gereja. Rehap gereja bagus tapi jika setiap hari minggu kosong, itu percuma,” bebernya.

Pada kesempatan itu, wakil bupati juga mengingatkan warga untuk tetap mempertahankan filosofi masyarakat Lembah Baliem yakni 3W, (Wam, Wen, dan Wene) sebab Jayawijaya merupakan daerah dengan potensi pertanian yang besar sehingga Wabup meminta masyarakat untuk tekun mengolah lahan yang ada.

Pada kesempatan itu wabup juga meminta para kepala kampung untuk memaksimalkan dana desa untuk membangun kampung masing-masing, tentunya dengan melibatkan para pemuda kampung, dengan begitu dapat menjauhkan pemuda dari hal-hal negatife seperti Miras dan ganja. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

5 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

7 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

8 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

9 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

10 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

11 hours ago